PendidikanUmum

Wujud Solidaritas untuk Korban Gempa NTT, Gubernur Khofifah Serahkan Langsung Penyaluran Bantuan Logistik , Sapa Anak dan Lansia Serta Warga Manggarai

203
×

Wujud Solidaritas untuk Korban Gempa NTT, Gubernur Khofifah Serahkan Langsung Penyaluran Bantuan Logistik , Sapa Anak dan Lansia Serta Warga Manggarai

Share this article

BENERBARENG.IDMANGGARAI, 24 AGUSTUS 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun langsung ke wilayah terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk menyerahkan bantuan kemanusiaan dari Pemprov Jawa Timur bersama dukungan corporate social responsibility (CSR), Minggu (23/8).

Titik pertama Bantuan diserahkan di SD Inpres Robo, Desa Ranaka, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, serta titik kedua di Posko Rumah Jabatan Sekretaris Daerah di Manggarai Timur.

Total bantuan yang dibawa mencapai 65,7 ton dengan nilai Rp3.006.652.875. Bantuan tersebut terdiri atas makanan dan beras, obat-obatan, perlengkapan mandi dan higiene, perlengkapan bayi dan anak, kebutuhan perempuan, tenda, terpal, hingga kompor.

Dari total bantuan tersebut, sebanyak 12,8 ton senilai Rp720.965.175 disalurkan untuk masyarakat di sekitar SD Inpres Robo. Sementara bantuan untuk posko di Manggarai Timur mencapai 52,9 ton senilai Rp2.285.687.700.

Gubernur Khofifah mengatakan, bantuan yang dibawa ke wilayah terdampak disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat serta masukan dari tenaga kesehatan yang telah lebih dahulu memberikan pelayanan kepada korban gempa.

“Para dokter menulis kebutuhan obat-obatan di sini. Kalau tidak salah ada 14 jenis dan kami juga membawa hari ini,” ujarnya.

Kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi Gubernur Khofifah untuk melihat langsung kebutuhan warga di lapangan. Saat berada di Desa Ranaka, ia mendapat informasi dari kepala desa bahwa pasokan beras masih perlu ditambah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Merespons kebutuhan tersebut, Khofifah meminta agar tambahan 5 ton beras segera dikirimkan ke Desa Ranaka. Mengingat Pemprov Jatim membawa 12 ton beras saat ini.

“Kita membawa 65,7 ton beragam logistik, termasuk kebutuhan bayi dan balita. Di dalamnya ada sekitar 12 ton beras. Tadi Pak Kades menyampaikan untuk ditambah 5 ton. Saya rasa beras bisa digeser ke sini 5 ton , sehingga bisa lebih merata,” ungkapnya.

See also  Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Dubes RRT HE. Mr. Wang Lutong, Dorong Penguatan Investasi, Industri, Energi Bersih dan Peningkatan SDM di Jatim

Gubernur Khofifah menambahkan, dukungan logistik ini merupakan bagian dari ikhtiar Jawa Timur untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat hingga memasuki tahap awal pemulihan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga di tengah kondisi yang masih terdampak bencana.

“Ini hanya untuk memenuhi kebutuhan beberapa saat. Tetapi yang kita harapkan, ini bisa membantu memenuhi kebutuhan mereka,” katanya.

Dukungan Pemprov Jatim bagi masyarakat terdampak gempa Flores tidak hanya berupa bantuan logistik. Penguatan pelayanan kesehatan juga menjadi bagian penting dari bantuan yang diberikan.

Sejak 17 Agustus 2026, sebanyak 7 dokter dan tanggal 22 Agustus 10 orang dokter dan perawat dari RSUD Dr. Soetomo Jawa Timur telah bergabung memberikan pelayanan kesehatan di RSUD Ruteng. Kehadiran tenaga kesehatan tersebut diharapkan dapat memperkuat pelayanan medis bagi masyarakat yang terdampak gempa.

Selain itu, Pemprov Jatim menyiapkan 4 orang untuk membantu penanganan trauma pada anak melalui layanan dukungan psikososial (LDP). Dukungan ini diberikan sebagai bagian dari upaya pemulihan yang tidak hanya menyentuh kebutuhan fisik, tetapi juga kondisi psikologis anak-anak setelah mengalami bencana.

Lebih lanjut, dalam kunjungannya di SD Inpres Robo, Khofifah juga menyempatkan diri menyapa dan memberikan semangat kepada para siswa. Ia mengajak anak-anak untuk tetap memiliki harapan dan kembali bersemangat belajar ketika kondisi telah memungkinkan.

“Kita semua bersaudara. Kita hadir bersama-sama untuk membantu saudara-saudara kita di sini. Mudah-mudahan seluruh proses pemulihan berjalan baik dan anak-anak bisa segera kembali bersekolah,” katanya.

Khofifah menegaskan, solidaritas antardaerah merupakan kekuatan penting dalam menghadapi bencana. Menurutnya, musibah yang terjadi di satu daerah merupakan kepedulian bersama sebagai bagian dari satu bangsa.

Semangat tersebut, kata Khofifah, perlu diwujudkan melalui gotong royong dan kepedulian nyata, baik dalam bentuk bantuan logistik, dukungan tenaga kesehatan, pendampingan psikososial, maupun dukungan lain sesuai kebutuhan masyarakat.

See also  Kunjungi URA Singapore City Gallery, Gubernur Khofifah : Pembangunan dan Tata Ruang Smart City Singapura Diharapkan Segera Dapat Diikuti Kota di Jatim

“Masing-masing daerah saling bersapa, saling bergotong royong, saling meringankan beban, merasa bahwa kita ini bersaudara. Itu menjadi bagian yang harus terus kita lakukan sebagai sebuah bangsa,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Manggarai Fabianus Abu menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Khofifah atas bantuan logistik yang diberikan kepada masyarakat terdampak gempa di Desa Ranaka. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti untuk membantu memenuhi kebutuhan warga di tengah situasi bencana.

“Kami atas nama masyarakat yang ada di Desa Ranaka dan Kabupaten Manggarai umumnya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ini sangat membantu masyarakat kami di Desa Ranaka,” kata Fabianus.

Selain logistik, Fabianus juga menyampaikan apresiasi dukungan Pemprov Jatim di bidang kesehatan. Ia mengatakan, sebelumnya tim dokter dan paramedis dari Jatim telah diterjunkan ke RSUD Ruteng untuk membantu pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak, termasuk penanganan operasi tulang.

“Beberapa hari yang lalu para dokter dan paramedis dari Surabaya sudah masuk di RSUD Ruteng. Ada dokter untuk operasi tulang. Karena itu, kami juga menyampaikan terima kasih kepada Ibu Gubernur dan seluruh rombongan,” ujarnya.

Terkait penyaluran bantuan, Fabianus mengatakan pemerintah desa dan kecamatan akan mengatur pembagiannya secara adil agar bantuan dapat diterima masyarakat sesuai kebutuhan.

“Kami percayakan kepada kepala desa dan bapak camat untuk mengatur seadil-adilnya. Jangan sampai menimbulkan gejolak dan jangan berebutan. Saya mengharapkan kita semua menerima dengan ikhlas. Sedikit pun kita harus bersyukur, apalagi kalau mendapat lebih banyak,” katanya.

Sementara itu, Bupati Manggarai Timur Agas Andreas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemprov Jatim serta masyarakat Jawa Timur yang telah memberikan dukungan bagi masyarakat terdampak gempa.

See also  Silaturahmi Idulfitri DIY, Acara Inklusif Libatkan Difabel dan Lansia

Bupati Agas juga mengatakan, bantuan tersebut sangat berarti karena diberikan ketika kebutuhan masyarakat masih tinggi akibat dampak bencana.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ibu Gubernur Jawa Timur dan seluruh masyarakat Jawa Timur yang sudah datang dan memberikan bantuan kepada masyarakat Manggarai Timur. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana,” kata Agas.

Agas menyampaikan, berdasarkan data hingga pukul 21.17 WITA, gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur berdampak terhadap 19.515 infrastruktur. Bencana tersebut juga berdampak terhadap 20.673 kepala keluarga atau 85.461 jiwa. Tercatat 34 orang meninggal dunia dan 239 orang mengalami luka berat.

“Terimakasih sekali lagi, semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga kami,” pungkasnya. (DXZ)