Umum

Xi Jinping Pecat Sejumlah Jenderal dan Pejabat Militer, Kampanye Anti-Korupsi China Menguat

384
×

Xi Jinping Pecat Sejumlah Jenderal dan Pejabat Militer, Kampanye Anti-Korupsi China Menguat

Share this article

BENERBARENG.ID – BEIJING, 17 Maret 2026 – Presiden China Xi Jinping kembali melakukan perombakan besar di jajaran militer dan pejabat negara dengan mencopot sejumlah jenderal serta anggota parlemen yang diduga terlibat kasus korupsi dan pelanggaran disiplin partai.

Langkah tersebut merupakan bagian dari kampanye anti-korupsi besar yang terus digencarkan pemerintah China untuk membersihkan birokrasi dan militer dari praktik penyalahgunaan kekuasaan. Dalam perkembangan terbaru, pemerintah China mencopot sembilan pejabat militer dari parlemen nasional serta sejumlah pejabat pertahanan lainnya dalam gelombang pembersihan di sektor pertahanan.

Media internasional melaporkan bahwa keputusan itu diambil menjelang sidang tahunan parlemen China sebagai bagian dari investigasi yang lebih luas terhadap pejabat militer dan sektor pertahanan negara tersebut.

Jenderal Senior Ikut Diselidiki

Dalam rangkaian penyelidikan tersebut, pemerintah China juga menempatkan sejumlah jenderal senior di bawah investigasi atas dugaan “pelanggaran serius terhadap disiplin dan hukum”, istilah yang lazim digunakan pemerintah China untuk menyebut kasus korupsi atau pelanggaran politik internal.

Salah satu tokoh yang menjadi sorotan adalah jenderal senior Zhang Youxia, yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Komisi Militer Pusat China. Ia diselidiki atas dugaan pelanggaran disiplin dan hukum yang serius dalam tubuh militer.

Kasus tersebut mengejutkan banyak pengamat karena Zhang selama ini dikenal sebagai sekutu dekat Xi Jinping dalam struktur kepemimpinan militer China. Bahkan, penyelidikan terhadapnya disebut sebagai salah satu perombakan paling besar dalam tubuh militer China dalam beberapa dekade terakhir.

Konsolidasi Kekuasaan dan Reformasi Militer

Sejumlah analis menilai langkah pembersihan ini tidak hanya berkaitan dengan pemberantasan korupsi, tetapi juga bagian dari upaya konsolidasi kekuasaan Xi Jinping terhadap militer China. Investigasi tersebut bahkan telah menyentuh lingkaran elite militer yang selama ini dianggap sangat dekat dengan kepemimpinan pusat.

See also  Bibit Siklon 93S Terbentuk di Selatan NTB, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem

Selain itu, kampanye anti-korupsi yang dilakukan Xi juga bertujuan memperkuat loyalitas militer terhadap Partai Komunis China serta memastikan kontrol politik yang kuat atas People’s Liberation Army.

Sejak Xi Jinping memulai kampanye anti-korupsi pada awal masa kepemimpinannya, ratusan ribu pejabat di berbagai level pemerintahan telah dijatuhi sanksi, mulai dari pemecatan hingga proses hukum. Gelombang pembersihan terbaru menunjukkan bahwa kampanye tersebut masih terus berlanjut dan bahkan semakin menyasar elite tertinggi dalam militer dan pemerintahan China. (QJE)