{"id":1507,"date":"2026-08-10T14:02:18","date_gmt":"2026-08-10T07:02:18","guid":{"rendered":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/2026\/08\/10\/gubernur-khofifah-terima-penghargaan-tertinggi-dwija-praja-nugraha-dari-pb-pgri-buah-komitmen-wujudkan-pendidikan-jatim-berkualitas-dan-merata\/"},"modified":"2026-08-10T14:02:18","modified_gmt":"2026-08-10T07:02:18","slug":"gubernur-khofifah-terima-penghargaan-tertinggi-dwija-praja-nugraha-dari-pb-pgri-buah-komitmen-wujudkan-pendidikan-jatim-berkualitas-dan-merata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/2026\/08\/10\/gubernur-khofifah-terima-penghargaan-tertinggi-dwija-praja-nugraha-dari-pb-pgri-buah-komitmen-wujudkan-pendidikan-jatim-berkualitas-dan-merata\/","title":{"rendered":"Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Tertinggi Dwija Praja Nugraha dari PB PGRI, Buah Komitmen Wujudkan Pendidikan Jatim Berkualitas dan Merata"},"content":{"rendered":"<p><strong>BENERBARENG.ID<\/strong> &#8211; <b><a href=\"https:\/\/updatecepat.com\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">SURABAYA<\/a>, 10 AGUSTUS 2026<\/b> \u2013 Gubernur Jawa Timur <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Khofifah<\/a> Indar Parawansa menerima penghargaan tertinggi dari Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Dwija Praja Nugraha.<br \/>\nPenghargaan tersebut diserahkan secara khusus oleh Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd. dalam audiensi bersama Gubernur <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Khofifah<\/a> di Gedung Negara Grahadi <a href=\"https:\/\/updatecepat.com\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Surabaya<\/a>, Sabtu (8\/8).<br \/>\nSebagaimana diketahui, Dwija Praja Nugraha merupakan penghargaan tertinggi dari Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI).<br \/>\nPenghargaan ini dianugerahkan kepada kepala daerah, baik gubernur, bupati, maupun wali kota, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen, kepedulian, dan dedikasi dalam memajukan sektor pendidikan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menjamin kesejahteraan guru.<br \/>\nGubernur <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Khofifah<\/a> menyampaikan penghargaan tertinggi dari PB PGRI tersebut menjadi pemacu semangat Pemprov <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jatim<\/a>, khususnya Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, untuk terus mewujudkan pendidikan yang lebih berkualitas dan merata bagi seluruh masyarakat Jawa Timur.<br \/>\n\u201cSyukur Alhamdulilah, terima kasih kepada Pengurus Besar PGRI atas penghargaan yang diberikan, dan penghargaan ini adalah apresiasi sekaligus pelecut semangat dan komitmen Pemprov <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jatim<\/a> untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata,\u201d kata Gubernur <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Khofifah<\/a>.<br \/>\nIa mengatakan, Penghargaan ini merupakan akumulasi dari prestasi sektor pendidikan di Jawa Timur. Mulai murid, wali murid, guru, kepala sekolah, sampai institusi dinas pendidikan   Provinsi Jawa Timur.<br \/>\nMenurut <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Khofifah<\/a>, pendidikan yang layak dan berkualitas merupakan modal utama untuk mencetak sumber daya manusia yang andal, meningkatkan taraf hidup, dan memutus mata rantai kemiskinan.<br \/>\n\u201cPendidikan adalah kunci untuk mencetak sumber daya manusia berkualitas dan generasi emas, meningkatkan taraf hidup dan memutus mata rantai kemiskinan, semua dari pendidikan,\u201d tegasnya.<br \/>\nUpaya konkret telah dilakukan Pemprov <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jatim<\/a> untuk mewujudkan pendidikan berkualitas dan merata. Hal itu dibuktikan dengan capaian Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah murid terbanyak yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) secara nasional selama tujuh tahun berturut-turut, baik melalui jalur tanpa tes (SNBP) maupun jalur tes (SNBT), sejak 2019 hingga 2026.<br \/>\n\u201cJawa Timur juga menjadi provinsi yang berhasil meraih Juara Umum Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Nasional Tahun 2026 keempat kalinya secara berturut-turut, sekaligus mengukuhkan Jawa Timur sebagai barometer pendidikan vokasi nasional,\u201d imbuhnya.<br \/>\nSelain itu, Jawa Timur juga mencatatkan prestasi nasional dengan meraih 45.839 medali sebagaimana terdata dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) per 12 Mei 2026.<br \/>\nRaihan prestasi tersebut berasal dari berbagai ajang kompetisi yang diikuti pelajar dari seluruh jenjang pendidikan, mulai SD, SMP, SMA, SMK hingga pendidikan khusus (Diksus), dalam berbagai bidang, mulai seni dan budaya, riset dan inovasi, hingga olahraga.<br \/>\n\u201cCapaian-capaian ini menjadi bukti nyata kualitas unggul pendidikan <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jatim<\/a> serta ekosistem pendidikan yang tumbuh sehat, kolaboratif, kompetitif, dan berkarakter,\u201d sebutnya.<br \/>\nSementara itu, upaya untuk memberikan pendidikan yang merata juga terus dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Di antaranya melalui Program Beasiswa Pendidikan bagi siswa dan mahasiswa Jawa Timur Tahun 2026 dengan total kuota lebih dari 143 ribu penerima.<br \/>\nProgram tersebut terdiri atas 81.131 kuota beasiswa dan potongan biaya pendidikan bagi calon murid SMA\/SMK swasta serta 62.000 kuota beasiswa dan keringanan biaya pendidikan bagi calon mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Jawa Timur.<br \/>\n\u201cKarena pendidikan berkualitas adalah hak bagi seluruh masyarakat, semua berhak mendapatkan akses yang sama,\u201d terangnya.<br \/>\nTidak berhenti di situ, Gubernur <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Khofifah<\/a> saat ini juga tengah berupaya menyelesaikan persoalan terkait Tunjangan Profesi Guru (TPG). Ia berharap prosesnya dapat berjalan lancar sehingga para guru bisa mendapatkan kesejahteraan yang lebih layak.<br \/>\nBaginya, kesejahteraan, penghargaan, dan penghormatan kepada guru akan berpengaruh terhadap kualitas pendidikan dan proses transfer ilmu yang dilakukan guru kepada siswanya.<br \/>\n\u201cTPG ini menjadi tugas kita bersama antara pemerintah pusat dan daerah. Dengan harapan segera kita mencarikan solusi terbaik agar bisa diberikan kepada guru-guru,\u201d jelasnya.<br \/>\nSementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Prof. Unifah Rosyidi menyampaikan Gubernur <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Khofifah<\/a> telah memenuhi kriteria yang ketat untuk mendapatkan anugerah tertinggi dari PB PGRI. Berbagai keberhasilan pendidikan di Jawa Timur menjadi salah satu bukti upaya konkret yang dilakukan Gubernur <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Khofifah<\/a>.<br \/>\n\u201cDwija Praja Nugraha itu adalah penghargaan tertinggi kami kepada Gubernur, Bupati, Walikota. Dan dalam hal ini Gubernur biasanya itu sangat-sangat sedikit karena kriterianya yang sangat berat,\u201d kata Prof. Unifah.<br \/>\nMenurutnya, Provinsi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Gubernur <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Khofifah<\/a> mampu menunjukkan dukungan anggaran dan kebijakan nyata untuk memajukan pendidikan.<br \/>\nKerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan organisasi guru, serta dunia usaha dan dunia kerja juga mampu diwujudkan. Termasuk keberpihakan pemerintah kepada guru yang terus diupayakan Gubernur <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Khofifah<\/a>.<br \/>\n\u201cKami menganggap bahwa Jawa Timur dipimpin Ibu <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Khofifah<\/a> punya komitmen yang sangat kuat, kami sendiri tadi mendengarkan bagaimana beliau berusaha keras untuk mewujudkan itu semua dan melihat bahwa guru adalah salah satu pilar yang sangat penting untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu,\u201d jelasnya.<br \/>\nProf. Unifah juga menyampaikan bahwa Jawa Timur terpilih dalam Go Public! Fund Education oleh Education International untuk mengampanyekan agar pemerintah di berbagai negara memperkuat investasi dan pendanaan pada sistem pendidikan publik guna mewujudkan pendidikan yang bermutu.<br \/>\nPemilihan Jawa Timur oleh Education International dalam Go Public Fund Education bukan tanpa sebab. Berbagai capaian dan kebijakan Gubernur <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Khofifah<\/a> di bidang pendidikan di Jawa Timur dipotret oleh Education International dari berbagai media dan tools.<br \/>\n\u201cDi dunia internasional ibu <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Khofifah<\/a> sudah sangat dikenal,\u201d ungkapnya.<br \/>\nHadir dalam pertemuan ini Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd., Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur Dr. H. Djoko Adi Walujo, ST., M.M., DBA, beserta jajaran, serta Rektor UNIPA <a href=\"https:\/\/updatecepat.com\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Surabaya<\/a> Dr. Untung Lasiyono, S.E., M.Si.<br \/>\nSementara itu, Gubernur <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Khofifah<\/a> didampingi Kepala Dinas Pendidikan <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jatim<\/a>, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jatim<\/a>, serta Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah yang juga Plt. Kepala Badan Riset Daerah Prov. <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jatim<\/a>. <strong>(VAC)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BENERBARENG.ID &#8211; SURABAYA, 10 AGUSTUS 2026 \u2013 Gubernur&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":1506,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_sitemap_exclude":false,"_sitemap_priority":"","_sitemap_frequency":"","footnotes":""},"categories":[42,43,44],"tags":[],"class_list":["post-1507","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum","category-pemerintahan","category-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1507","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1507"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1507\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1506"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1507"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1507"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1507"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}