{"id":1729,"date":"2026-10-01T18:26:12","date_gmt":"2026-10-01T11:26:12","guid":{"rendered":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/2026\/10\/01\/masuki-usia-22-tahun-wagub-emil-harapkan-dpd-ri-terus-bawa-aspirasi-daerah-ke-nasional\/"},"modified":"2026-10-01T18:26:12","modified_gmt":"2026-10-01T11:26:12","slug":"masuki-usia-22-tahun-wagub-emil-harapkan-dpd-ri-terus-bawa-aspirasi-daerah-ke-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/2026\/10\/01\/masuki-usia-22-tahun-wagub-emil-harapkan-dpd-ri-terus-bawa-aspirasi-daerah-ke-nasional\/","title":{"rendered":"Masuki Usia 22 Tahun, Wagub Emil Harapkan DPD RI Terus Bawa Aspirasi Daerah ke Nasional"},"content":{"rendered":"<p><strong>BENERBARENG.ID<\/strong> &#8211; <b>Jakarta, 1 Oktober 2026<\/b> Memasuki usia ke-22 tahun, Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) diharapkan semakin kuat dalam membawa aspirasi masyarakat dan daerah ke tingkat nasional.<\/p>\n<p>Harapan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Sidang Paripurna Luar Biasa ke-4 DPD RI dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja DPD RI Tahun Sidang 2025\u20132026 sekaligus memperingati HUT ke-22 DPD RI di Gedung Nusantara V, Jakarta, Kamis (1\/10).<\/p>\n<p>Wagub Emil memandang, perjalanan 22 tahun DPD RI dengan mengusung tema \u201cDari Daerah untuk Indonesia\u201d memiliki makna yang mendalam.<\/p>\n<p>Tema tersebut, menurutnya, mencerminkan posisi strategis DPD RI sebagai lembaga yang membawa suara dan kepentingan daerah untuk menjadi bagian dari proses pembangunan nasional.<\/p>\n<p>\u201cDari daerah untuk Indonesia ini memiliki makna yang cukup mendalam. Kita berharap DPD RI terus menjadi jembatan yang membawa aspirasi daerah agar dapat diperjuangkan dan menjadi bagian dari kebijakan nasional,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Wagub Emil berharap bertambahnya usia DPD RI juga semakin memperkuat komitmen lembaga tersebut dalam mengawal berbagai aspirasi masyarakat di daerah.<\/p>\n<p>Terlebih, kebutuhan dan tantangan pembangunan di setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda dan perlu mendapatkan ruang dalam perumusan kebijakan nasional.<\/p>\n<p>Menurutnya, suara masyarakat dari berbagai pelosok daerah harus terus dikawal agar dapat diterjemahkan menjadi kebijakan nasional yang mampu mendorong pemerataan pembangunan dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas.<\/p>\n<p>\u201cKepercayaan dan aspirasi publik di daerah harus diwujudkan oleh DPD RI melalui perjuangan nyata terhadap isu-isu penting seperti otonomi daerah, pengelolaan sumber daya, pemerataan pembangunan, serta layanan pendidikan dan kesehatan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Emil menambahkan, penguatan hubungan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi penting dalam memastikan kebijakan nasional dapat menjawab kebutuhan riil masyarakat.<\/p>\n<p>Wagub Emil menyebut keberadaan DPD RI diharapkan mampu menjadi salah satu kanal yang memperkuat komunikasi dan artikulasi kepentingan daerah di tingkat nasional.<\/p>\n<p>\u201cHarapannya, DPD RI terus memperjuangkan kepentingan daerah, sehingga kebijakan nasional yang lahir benar-benar memperhatikan keragaman kondisi dan kebutuhan daerah di seluruh Indonesia,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia juga menyampaikan ucapan selamat atas 22 tahun perjalanan DPD RI. Momentum tersebut diharapkan menjadi refleksi sekaligus penguatan komitmen untuk terus menghadirkan kontribusi nyata bagi daerah dan Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cSelamat ulang tahun ke-22 DPD RI. Semoga semakin kuat dalam mengawal aspirasi daerah dan membawa semangat dari daerah untuk Indonesia,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin mengatakan, usia ke 22 Tahun DPD RI hadir membawa mandat konstitusional untuk memastikan kepentingan daerah mendapat tempat dalam pembahasan kebijakan nasional.<\/p>\n<p>Bukan sekadar membawa kumpulan keluhan, tetapi membawa persoalan nyata yang menyangkut kehidupan masyarakat dan masa depan daerah.<\/p>\n<p>Bicara kepentingan daerah berarti bicara tentang keadilan fiskal, pelayanan dasar, tata ruang, pertanahan, pendidikan, kesehatan, pertanian, lingkungan hidup, pengelolaan sumber daya alam, serta perlindungan masyarakat di wilayah kepulauan dan perbatasan.<\/p>\n<p>Untuk itu, DPD RI hadir melengkapi sistem perwakilan Indonesia dengan satu mandat yang khas memastikan suara daerah hadir dalam setiap pembicaraan tentang masa depan bangsa.<\/p>\n<p>Selama 22 Tahun DPD RI tidak menutup mata terhadap berbagai kritik masyarakat, mulai dari kewenangan formal yang dimiliki hingga pertanyaan mengenai urgensi keberadaan DPD RI.<\/p>\n<p>Sebaliknya, kritik harus menjadi cermin. Kritik mengingatkan kami agar tidak terlena, agar terus memperbaiki kualitas kerja, memperkuat transparansi, dan memastikan setiap mandat yang diberikan masyakarat dan daerah dapat dipertanggungjawabkan.<\/p>\n<p>Kehadiran lembaga DPD RI secara konstitusional merupakan wujud komitmen konsolidasi demokrasi Indonesia pascareformasi.<\/p>\n<p>DPD RI adalah jawaban atas kebutuhan akan institusi demokrasi yang inklusif. Dimana tugas-tugas konstitusional lembaga parlemen perlu di design secara lebih seimbang dan saling menyempurnakan dengan prinsip double check.<\/p>\n<p>Perjuangan DPD RI dalam mengawal otonomi dan kepentingan daerah hingga tingkat kebijakan nasional tentu tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi antarlembaga negara.<\/p>\n<p>Usia 22 tahun bukanlah saatnya untuk merayakan diri, melainkan momen untuk berdiri di depan cermin sejarah, mendengar kritik dengan lapang dada, mempertanggungjawabkan kinerja dengan data, dan memperkuat kualitas kerja kelembagaan.<\/p>\n<p>Aspirasi masyarakat dan daerah adalah mahkota dari keberadaan DPD RI. Ketika suara dari pelosok daerah berhasil kita kawal menjadi kebijakan nasional yang adil, di situlah DPD RI berdiri dengan seutuh-utuhnya martabat dan kehormatannya.<\/p>\n<p>&#8220;Kami pertanggungjawabkan kerja kami, dan kami siap terus bekerja demi Daerah, demi Indonesia,&#8221; harapnya.<\/p>\n<p>&#8220;Selamat Hari Ulang Tahun ke-22 Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia. DPD RI, Dari Daerah Untuk Indonesia,&#8221; tutupnya. <strong>(VBX)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BENERBARENG.ID &#8211; Jakarta, 1 Oktober 2026 Memasuki usia&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":1728,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_sitemap_exclude":false,"_sitemap_priority":"","_sitemap_frequency":"","footnotes":""},"categories":[43,1],"tags":[],"class_list":["post-1729","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemerintahan","category-umum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1729","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1729"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1729\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1728"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1729"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1729"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1729"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}