{"id":327,"date":"2025-11-24T14:16:24","date_gmt":"2025-11-24T07:16:24","guid":{"rendered":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/2025\/11\/24\/alarm-bahaya-di-anfield-pakar-inggris-kompak-sebut-liverpool-sedang-masuk-zona-krisis\/"},"modified":"2025-11-24T14:16:24","modified_gmt":"2025-11-24T07:16:24","slug":"alarm-bahaya-di-anfield-pakar-inggris-kompak-sebut-liverpool-sedang-masuk-zona-krisis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/2025\/11\/24\/alarm-bahaya-di-anfield-pakar-inggris-kompak-sebut-liverpool-sedang-masuk-zona-krisis\/","title":{"rendered":"Alarm Bahaya di Anfield: Pakar Inggris Kompak Sebut Liverpool Sedang Masuk Zona Krisis"},"content":{"rendered":"<p><strong>BENERBARENG.ID<\/strong> &#8211; Kritik tajam mengemuka dari sejumlah pakar sepak bola Inggris terhadap performa Liverpool di musim 2025\/26. Nama-nama besar seperti Gary Neville, Jamie Carragher, dan Roy Keane secara konsisten menyoroti masalah struktural di skuad asuhan Arne Slot. Bagi mereka, situasi Liverpool kini lebih dari sekadar \u201clambat mulai\u201d \u2014 ini bisa dibilang krisis identitas.<\/p>\n<p><b>Gary Neville: Penurunan \u201cTidak Bisa Ditoleransi\u201d<\/b><\/p>\n<p>Gary Neville tak segan menyebut penurunan performa Liverpool sebagai sesuatu yang \u201ctidak dapat diterima\u201d. Dalam podcast dan komentarnya di media, ia menyoroti kekalahan Liverpool di Anfield, serta tekanan besar yang sudah menumpuk pada Arne Slot. Menurut Neville, The Reds perlu mengubah gaya permainan mereka secara signifikan \u2014 lebih pragmatis, lebih solid \u2014 dan mungkin melakukan perubahan nama di skuad.<br \/>\nSky Sports<\/p>\n<p>Neville menekankan bahwa masalah Liverpool bukan sekadar hasil buruk, tetapi performa para pemain kunci yang menghilang. Ia menyebut bahwa nama-nama besar seperti Mohamed Salah, Florian Wirtz, dan Alexander Isak \u201cperlu tampil lebih berani\u201d, sementara beberapa bek seperti Milos Kerkez dan Ibrahima Konat\u00e9 dinilai belum menunjukkan konsistensi.<br \/>\nSky Sports<\/p>\n<p>Dia juga mengajak Slot untuk memulai perombakan dari hal-hal kecil: pola tidur, pemulihan, nutrisi \u2014 bagian dari \u201cfondasi dasar\u201d agar pemain bisa tampil lebih stabil. Menurut Neville, Slot masih punya kredit karena musim lalu sukses, tetapi kini tantangan besar menanti: \u201cDia harus membuat keputusan sulit.\u201d<\/p>\n<p><b>Jamie Carragher: Kekacauan Taktik dan Wirtz Disorot<\/b><\/p>\n<p>Jamie Carragher, mantan bek Liverpool, melontarkan kritik pedas usai laga melawan Galatasaray di Liga Champions. Ia menyebut performa Liverpool saat ini \u201ckacau balau\u201d dan menilai bahwa tim saat ini \u201clebih mirip bermain basket daripada sepak bola.\u201d<br \/>\nGoal<br \/>\n+1<\/p>\n<p>Carragher bahkan mengusulkan agar Florian Wirtz, rekrutan mahal Liverpool, untuk dicadangkan sementara. Ia merasa Wirtz belum menunjukkan dampak yang diharapkan, dan kehadirannya justru mengganggu keseimbangan tim. \u201cSaat ini saya pikir dia perlu keluar dari tim \u2026 Liverpool harus kembali ke apa yang mereka miliki musim lalu \u2026 dan membangun stabilitas pertahanan.\u201d<br \/>\nGoal<br \/>\n+2<br \/>\nGoal<br \/>\n+2<\/p>\n<p>Dalam pandangan Carragher, Slot belum menemukan formula yang tepat untuk menyatukan pemain baru dan gaya lama Liverpool. Struktur tim tampak longgar, dan identitas yang dulu mewujud sebagai tim juara kini mulai pudar akibat keputusan taktis yang tak konsisten.<\/p>\n<p><b>Roy Keane: \u201cKrisis\u201d di Anfield Tak Bisa Diabaikan<\/b><\/p>\n<p>Roy Keane juga turut memberi peringatan keras. Menurutnya, situasi Liverpool sudah memasuki \u201ctahap krisis\u201d yang nyata. Keane menyoroti catatan buruk The Reds \u2014 kalah banyak dalam beberapa pertandingan terakhir, dan performa yang kerap jauh dari standar klub besar.<br \/>\nbola.com<\/p>\n<p>Dia menilai bahwa faktor intensitas dan energi tim sangat menurun. Dibandingkan dengan rival-rival top seperti Manchester City yang tampil sangat dominan, Liverpool kini terlihat \u201clebih lemah secara fisik dan teknis.\u201d Keane memperingatkan bahwa jika tren ini terus berlanjut, Liverpool bisa gagal mengejar gelar dan menimbulkan pertanyaan besar terhadap manajemen dan kepemimpinan Slot.<\/p>\n<p><b>Masalah Teknik &amp; Keterampilan Salah Menjadi Sorotan<\/b><\/p>\n<p>Selain itu, Neville juga mengamati penurunan dalam aspek teknis permainan Mohamed Salah. Menurutnya, meski kecepatan dan daya jelajah Salah mungkin masih cukup baik, sentuhan teknisnya \u2014 misalnya saat melakukan crossing atau tendangan \u2014 sudah jauh dari musim-musim terbaiknya.<br \/>\nRousing The Kop<\/p>\n<p>Carragher pun sependapat bahwa meski Salah masih punya kontribusi, \u201cketajamannya\u201d di area akhir permainan sudah menurun, khususnya di saat pertandingan sulit atau melawan tim yang rapat pertahanannya. Hal ini menimbulkan dilema besar: apakah Slot harus tetap mengandalkan Salah sebagai starter reguler, atau perlahan merombak taktik dengan menurunkan beban pada pemain muda seperti Wirtz atau Isak.<\/p>\n<p><b>Intinya: Waktu untuk Tindakan Drastis<\/b><\/p>\n<p>Berdasarkan analisis para pakar, jelas bahwa Liverpool tidak bisa lagi mengandalkan \u201cmasa lalu kejayaan\u201d sebagai penopang. Kritik dari Neville, Carragher, dan Keane menyiratkan satu kesimpulan: Slot harus membuat keputusan tegas \u2014 baik dari sisi taktik, susunan pemain, maupun mental tim.<\/p>\n<p>Untuk pulih, Liverpool perlu kembali membangun fondasi: menjaga keseimbangan antara serangan dan pertahanan, memperkuat struktur teknis, serta memperjelas identitas tim. Jika tidak, ambisi mempertahankan gelar bisa berubah menjadi tekanan besar dalam perjalanan musim ini. <strong>(CRA)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BENERBARENG.ID &#8211; Kritik tajam mengemuka dari sejumlah pakar&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":326,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_sitemap_exclude":false,"_sitemap_priority":"","_sitemap_frequency":"","footnotes":""},"categories":[45],"tags":[360,361,348,350,353,352,355,358,154,349,357,351,354,356,359],"class_list":["post-327","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olah-raga","tag-analisis-sepak-bola-inggris","tag-anfield","tag-arne-slot","tag-florian-wirtz","tag-gary-neville","tag-jamie-carragher","tag-krisis-liverpool","tag-liga-inggris","tag-liverpool","tag-mohamed-salah","tag-performa-liverpool","tag-premier-league","tag-roy-keane","tag-taktik-liverpool","tag-transfer-liverpool"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/327","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=327"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/327\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/326"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=327"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=327"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/benerbareng.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=327"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}