PemerintahanUmum

Gubernur Jawa Timur Resmikan Grand Paviliun RSSA Malang, Layanan Kesehatan Naik Kelas

269
×

Gubernur Jawa Timur Resmikan Grand Paviliun RSSA Malang, Layanan Kesehatan Naik Kelas

Share this article
Dok : Humas Prov Jatim

BENERBARENG.IDMALANG, 23 April 2026 – Khofifah Indar Parawansa meresmikan Grand Paviliun di RSUD Dr. Saiful Anwar, Rabu (22/4). Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan terintegrasi dengan standar global di Jawa Timur.

Dalam acara tersebut, Gubernur Khofifah didampingi Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, serta Direktur RSSA Mochamad Bachtiar Budianto.
Khofifah menegaskan, kehadiran Grand Paviliun menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap layanan medis berkualitas tinggi di dalam negeri. Fasilitas ini diproyeksikan menyasar segmen masyarakat menengah ke atas (middle-up), sehingga diharapkan mampu menekan tren berobat ke luar negeri.
Gedung Grand Paviliun terdiri dari tujuh lantai dengan luas sekitar 15.000 meter persegi. Pembangunannya menelan investasi hampir Rp150 miliar yang sepenuhnya bersumber dari pendapatan mandiri rumah sakit, tanpa menggunakan dana APBD maupun APBN.
Saat ini, fasilitas tersebut dilengkapi 77 tempat tidur dan didukung 202 tenaga medis, terdiri dari 61 dokter spesialis serta 141 dokter subspesialis dan konsultan.
Khofifah menjelaskan, Grand Paviliun mengusung konsep layanan terintegrasi atau *one stop service*. Di dalam satu gedung tersedia ruang perawatan modern, ruang operasi terpadu, serta layanan farmasi, sehingga pasien tidak perlu berpindah lokasi untuk mendapatkan penanganan medis.
“Kalau tidak kita siapkan, masyarakat akan mencari layanan sampai ke luar negeri,” ujarnya.
Ia juga menyebut RSSA telah menjadi rujukan utama untuk laboratorium terintegrasi, baik dari dalam maupun luar Jawa Timur. Dengan tambahan fasilitas premium di Grand Paviliun, RSSA diharapkan mampu menjadi alternatif layanan kesehatan berkelas internasional.
“Tidak usah ke Singapura atau Malaysia, cukup ke sini saja,” tambahnya.
Selain itu, Khofifah mendorong seluruh rumah sakit di bawah Pemprov Jawa Timur untuk terus berinovasi, terutama dalam pengadaan alat kesehatan dan obat-obatan melalui sistem konsolidasi. Menurutnya, sistem ini mampu meningkatkan efisiensi biaya sekaligus menjamin ketersediaan alat kesehatan.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemprov Jawa Timur dalam meningkatkan layanan kesehatan di wilayah Malang Raya. Ia berharap Grand Paviliun dapat meningkatkan kapasitas pelayanan serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat.
Sementara itu, Direktur RSSA Mochamad Bachtiar Budianto menyebut pembangunan Grand Paviliun sebagai tonggak penting dalam pengembangan layanan rumah sakit modern dan berkelanjutan. Fasilitas ini juga menjadi bagian dari strategi diversifikasi layanan untuk mendukung keberlanjutan operasional rumah sakit.
Sejak mulai beroperasi pada 2025, Grand Paviliun telah mencatatkan 13.906 kunjungan klinik dan 2.356 kunjungan rawat inap. Tiga ruang operasi yang mulai difungsikan sejak Februari juga telah melayani puluhan tindakan medis.
Dalam kunjungannya, Gubernur Khofifah turut meninjau sejumlah fasilitas unggulan, seperti laboratorium sentral dengan sistem robotik otomatis, instalasi radiologi dengan MRI 1.5 Tesla, ruang operasi, ICU, hingga ruang rawat inap VVIP.
Peresmian ini diharapkan menjadi tonggak penting transformasi layanan kesehatan di Jawa Timur menuju sistem yang lebih profesional, efisien, dan berdaya saing global. (TMV)

See also  KPK Beri Penghargaan! Pemprov Jatim Sabet Pariwara Anti Korupsi 2025—Khofifah Ungkap Target Besar Berikutnya!”